Sabtu, 23 Juli 2011

pembagian harta warisan yg unik

ceritanya begini; setelah meninggal, almarhum itu meninggalkan harta warisan sebesar Rp. 100juta. Ahli waris nya ada tiga. Anak kandung semua. Tapi, si almarhum juga punya anak asuh. Dan konon katanya, anak asuh ini tidak berhak mendapat warisan.tiga orang anak kandung itu kemudian berunding. Bagaimana supaya si anak asuh itu juga mendapat bagian dgn seadil adil nya. Kalo harta itu dibagi empat, hasilnya tidak adil. Nanti ada yg protes. Masa anak asuh bagianya sama dgn anak kandung??alhasil, mereka mendatangi orang yg punya kalkulator :D. Mereka mendatangi Samani Hudson. Kkk..

"Tuan Samani, kami mohon perhitungan adil Anda."

to the point aja nih ye, alhasil, angka yg dimainkan adalah Rp. 100juta dibagi 3.5.
kalo dibagi tiga kan kita tau hasilnya menjadi 33.333juta. Nah kalo 3.5???

setelah disurvei pake mesin kalkulator, hasilnya adalah..
sebentar, saya aktifkan dulu fungsi kalkulator nya di ponsel..

Hasil angka nya adalah 28571.249xxxx mari kita sederhanakan saja angkanya menjadi 28.5 juta. angka hasil diatas itu kita bagi kepada masing masing anak kandung. 28.5juta X 3 orang anak kandung = 85.5juta.
lalu berapa bagian si anak asuh??
mari kita hitung sisa nya 100juta - 85.5juta = 14.5juta.

jadi, masing masing anak kandung akan mendapat bagian 28.5juta. Dan anak asuh akan mendapat 14.5juta.
hanya saja saya yg membagi harta warisan dgn adil itu merasa kebingungan. Sebab bukan apa apa. Kalo semua harta itu dibagi tak terisa, lalu bagian saya nya mana???

huh!
kopas dari catatan facebook Samani Hudson

Jumat, 08 Juli 2011

sepi itu indah

Urain

~ingin memberi ke hangatan tubuh~

Aku bukan api yg membara.
Aku bukan pejantan tangguh
yg sedang mabuk cinta..
Dan aku bukan seorang penyair yg sdang mengolah kata. Tetapi aku hanya punya ini bkan itu.


Aku hanya ingin berkata kata lewat apa yg ada di rumahku . Bkn di rumah mu..
bkn di rumah tua mu yg padat dngn
Apa itu keindahan dan ketenangan dlm sepi sepi ku .
Salm ke indahan dariku...
Salam kebahagian untk mu dan untk ku .
Dan salm hangat
Masih ada ruang untk ku yg ters mengalir tuk menemani rasa yg ada. ?

Aku hny punya ini
Mungkin di sini aku bisa bersama untk berbagi kopi hangat ini..




Biarlah !

Dari mana aku memulai kata ini
soal nya aku lagi bingngung hati
ini sdang mengingat nya .bagai
mana kalau aku mulai dari sini
saja
# subuh tlh tiba disni ku terus ter
tegun di saat mengingat akan
perpisahan itu . Ku sllu mencitai
mu walau kini kau sudah ber
anak pinak ku tungg rindu mu .
Bgai kan tetesan embun di pg ini . Biarlah smua sudah berlalu .
Ingin ku tutup dalam dalam .
Seperti langit yg membentang
menutup tabir Alam .
Yah...anggap saja kau seperti
bulan . Yg terangi malm di saat purnama datang . #

Kamis, 07 Juli 2011

sepi


Dibalik tirai , jendela kaca .
Mengintip kamar, ku ter jaga . Oleh sinarnya , bkan krna mimpi nya . Termenung sejenak . Agr dpt menenang kan jiwa tk ada kata dan makna .
hanya ada diam dan rasa , yg indah seindah alam .

andai saja kawan kau mengerti , pasti akan sllu bersahaja dlm pengabdian diri .

Berada dlm branda ku yg sunyi .
Aku hanya dpt membgi keindahan pd sepi ku .
yg membuat aku menikmati, namun ku hnya tertegun olh Alm Mu bkn pd peng huninya .
Aku mencintai pd kesndirianku . Bersama rumahku yg terasing . Biar lah smua bersifat dngn apa ada nya....
Ternyata sepi itu indah wahai... Bidadariku....

Minggu, 03 Juli 2011

"Mencoba"

Seperti biasa tangisan pilu slalu ada dlm hati ini. Ku coba saja tuk ku tumpahkan lewat kata dan hati .
makna cerita aku pun begini terserah. Aku hanya mencoba berkata kata~
>Gemilang cahya terpancar dari relung-relung sukma. yangterbenam dalam sanubari. sunggh sngat dlam Ku coba terbitkan agar sallu memancarkan aura kehidupan . Mengiringi irama khdpan yg ber gelombang.
bgai butiran pasir yg terhempas luas di padang sana. Gersang nya hanguskan hati , mencoba bangkit agar pulih kembali.
Mencoba dan mencoba untuk sadarkan hati.
Bebas kan belenggu tk lg ku alami ...
> kini aku pancarkan kembli .

Sabtu, 02 Juli 2011

"sampai matikah"

Sampai mati kah ?
Sampai nanti kah ?
Sampai disini kah perjalanan
hidup ini ? Aku tlh lelah terus
ber jlan beri satu kepas tian
agar tak seperti kambing conge ...
Aku bukan budak mu yg terus
ingin kau penuhi smua perminta
an mu . Yasudah lah mungkin kini
kau sedang bingung pacar ku yg
cantik .Akan ku beri satu pesan untk mu. #
jka kamu harus memilih satu di
antara dua , namun aku bukan
pilihan seperti calon 'pilkada'
ehem . Begini saja sayang .
Cintailah orang yg mencintai mu . Bukan mencintai orang yg kamu
cintai .
Karena yg mencintai lah yg
sanggup mengerti mu .
Bukan slalu ingin di mengerti.

Senin, 20 Juni 2011

Perbudakan


dunia penuh . Perbedaan .
Ada banyak keindahan .
Yg menjadi aneh di kala permainan jadi perbudakan.
~namun demikian
~jangan kau rampas
~ kebebasan meraka hanya karna golek ( wayang )Masa kini .
Tetapi juga jngn lah lupa pd kulit kita sendiri.
>sperti bocah kecil yg asik bemain pulng lah nak hari sdah larut saat nya kau ke peraduan ...
Lanjut kan permainan mu dlm mimpi indahmu .

Minggu, 19 Juni 2011

sajak seorang tua kepada istrinya

Aku tulis sajak ini
untuk menghibur hatimu
sementara kau kenangkan
encokmu
kenangkanlah pula masa remaja
kita yg gemilang dan juga masa depan kita yg
hampir rampung
dan dgn lega akan kita lunaskan
kita tidaklah terasing dan
sendiri dgn nasib kita
karena soalnya adalah hukum sejarah kehidupan
suka duka kita bukanlah
istimewa
karena setiap orang
mengalaminya
hidup tidaklah untuk mengeluh dan mengaduh
hidup adalah untuk mengolah
hidup
bekerja membalik tanah
memasuki rahasia langit dan
samodera serta mencipta dan mengukir
dunia.
......
(WS. Rendra)
lalu ketika Rendra di tanya
dalam suatu wawancara di sebuah majalah negri ini, "kapan
anda buat sajak ini?",
lalu Rendra menjawab, "saat itu
saya masih mahasiswa, belum
beristri, belum mengerti cinta.
Sepanjang pikiran saya waktu itu, kalau saya jatuh cinta akan
kayak begini. Dan saya
membayangkan diri saya itu tua.
Itu idealisasi saya mengenai
suami istri, bagaimana
menempuh hidup bersama itu dgn berbagai masalahnya. Saya
mulai berpikir, dan saat itu lagi
senang senangnya
mempertimbangkan pendekatan
pendekatan filosofis".
in memoriam: WS. Rendra

kopi paste lagi dari http://samanihudson.co.cc

Sabtu, 18 Juni 2011

mana itu budaya barat? mana itu budaya timur?

Di semua film yg saya tonton,
pada adegan tokoh yg meminta
api saat hendak menyulut
sebatang rokok, semuanya
memberikan api nya dan bukan
alat pemantik nya. Misal di video klip Guns N' Roses
judul "November Rain",
digambarkan disitu satu grup
sedang berkumpul untuk
merayakan kesuksesan. Di sofa
itu mereka semua hendak menyalakan rokok, maka api dari
pemantik disodorkan dari satu
orang ke masing masing orang.
(mereka tidak menyalakan
pemantik itu sendiri sendiri)
kemudian di banyak film yg lain
digambarkan orang yg meminta
api itu berkata, "light please..".
Lalu yg punya pemantik itu
menyalakan pemantik api nya
dan menyodorkan api nya ke yg meminta (bukan pemantiknya yg
diserahkan). Yg begini sebenarnya menyimpan
pesan moral, namun saya tidak
bisa menyampaikanya sekarang.

Alkisah, di film indonesia yg judul
nya saya lupa. Tapi yg jelas
menceritakan tentang perjalanan
hidup Sumanto si pemakan
mayat. Pada satu adegan,
dikisahkan si Sumanto sedang berada dalam perjalanan menuju
kota hendak mengirim uang ke
kampung halamanya melewati
sebuah kebun.

Ditengah perjalanan, ditengah
kebun itu, Sumanto
diberhentikan oleh seseorang yg
kemudian orang itu meminta api
untuk menyalakan sebatang
rokok. Namun Sumanto memberikan pemantik nya
(bukan api nya) si peminjam kemudian berbalik
arah dan melangkah beberapa
meter dari Sumanto (menghindari
arah angin mungkin). Setelah
selesai menyalakan rokok nya, si
peminjam tadi berbalik arah lagi dan menyodorkan pemantik itu
tanpa melangkah kedekat
Sumanto, "ini, bung!".

Sumanto melangkah kedepan
mengambil pemantiknya yg
dipinjam tadi. Tapi belum sempat
pemantik itu diambil, dari
belakang tiba tiba seseorang
telah menyergapnya dgn mengalungkan celurit di lehernya,

"jangan bergerak!".

Rupanya
daritadi orang itu sembunyi
dibalik kebun. Sumanto pun dirampok kedua
orang itu.
###

kopi paste dari psychosomatic